Seperti yang selama ini kita ketahui bahwa
target atau tujuan Illuminati adalah “Tatanan Dunia Baru”
atau “New World Order“.
Namun kali ini ditemukan hal baru yaitu sebuahkomite internasional yang menjadi penyokong dan
pendukung utama seluruh gerakan Illuminati serta seluruh anak organisasinya
termasuk organisasi satir (seperti CIA). Komite ini adalah Committe of 300.
Dan yang ditulis kali ini TIDAK BERMAKSUD MENYUDUTKAN
SUATU/BEBERAPA PIHAK, dari hasil translate dan merupakan artikel
pertama berbahasa Indonesia yang dirilis Indo Crop Circles pada 24 September
2012.
Untuk mendalaminya
silahkan untuk googling dan mencari sendiri di internet. Berikut ini adalah
tujuan-tujuan dari Illuminati dan Committe of 300 tersebut.
==========================
Diambil dari buku:
Conspirator’s Hierarchy: The Story of the Committee of 300:
1. Mendirikian Sebuah Pemerintahan Dunia Tata Dunia Baru dengan menyatukan gereja dan sistem moneter dibawah
pengaturan mereka. Gereja pertama dibangun pada tahun 1920-an dan 1930-an. Mereka
menyadari akan perlunya kepercayaan religi yang melekat dalam diri manusia,
yang pada gilirannya akan dijadikan sebagai alat untuk mencapai target dari
tujuannya, oleh karena itu mereka membangun sebuah majelis “gereja” untuk
mengarahkan kepercayaan umat manusia ke arah yang diinginkan, sesuai dengan
tujuan mereka.
2. Perusakan secara keseluruhan identitas nasional semua bangsa, sebagai konsideran utama jika konsep Sebuah Pemerintahan Dunia
berhasil dilaksanakan.
3. Melakukan penyempurnaan perusakan semua agama dan terutama agama Kristen, dengan sebuah pengecualian
sebuah agama yang boleh eksis, yaitu agama hasil ciptaan mereka, seperti yang
disebutkan di atas.
4. Menyempurnakan kemampuan alat kontrol setiap manusia melalui
pengendalian pikiran (mind control) dan tekonotronik (techonotronic)sebagaimana disebut oleh Zbignew Brzezinksi, yang akan
menciptakan sebuah robot seperti manusia dan sebuah sistem teror yang akan
membuat Felix Dzerzinhski’s Red Terror terlihat seperti anak-anak yang sedang
bermain.
5. Menyempurnakan akhir dari semua industrialisasi dan produksi
nuklir yang menghasilkan tenaga listrik,
yang mereka sebut dengan “the post-industrial zero-growth
society”/masyarakat. Kecuali komputer dan jasa industri.
Industri-industri AS yang tersisa akan dipindahkan ke negara lain, seperti
Meksiko yang terdapat tenaga kerja budak yang berlimpah-limpah.
Seperti yang telah kita lihat pada tahun 1993 lalu telah menjadi
sebuah kenyataan melalui jalur North American Free Trade
Agreement, dikenal dengan NAFTA. Orang yang tak memiliki pekerjaan
di AS segera sesudah kehancuran industri akan menjadi pencandu opium-heroin
atau kokain, atau menjadi statistik dari proses penghapusan “kelebihan
penduduk”, yang kita ketahui dengan sebutan Global 2000 Report.
6. Mendorong, dan pada akhirnya melegalisasi penggunaan narkoba /
obat-obatan terlarang dan pembuatan pornografi dalam bentuk “seni”, yang akan diterima oleh masyarakat
global dan akhirnya menjadi suatu yang biasa.
7. Menyempurnakan depopulasi kota-kota besar menurut uji coba yang dijalankan oleh rezim Pol Pot di
Kamboja. Sangatlah menarik untuk mengetahui bahwa rencana-rencana
genocide/pembataian dibuat di AS oleh salah satu pondasi penelitian Club of
Rome, dan dikepalai oleh Thomas Enders, seorang pegawai ranking atas State Department. Juga sangat menarik bahwa komite kini
sedang berkeinginan untuk mengembalikan para pembunuh Pol Pot ke Kamboja.
8. Menekan semua perkembangan ilmiah, terkecuali yang dianggap
menguntungkan Illuminati. Yang menjadi
sasaran khusus ialah energi nuklir untuk tujuan damai. Yang paling dibenci
ialah percobaan peleburan/fusion yang kini sedang dicemoohkan dan ditertawakan
oleh Illuminati dan JACKAL pressnya. Perkembangan peleburan/fusion torch ini
akan memadamkan konsepsi Illuminati mengenai “terbatasnya sumber daya alam”.
Sebuah FUSION TORCH,
jika digunakan dengan benar, akan menciptakan sumber daya alam yang berlimpah
tetapi hingga kini belum dipergunakan, bahkan dari bahan-bahan yang paling
biasa. Penggunaan FUSION TORCH banyak sekali dan akan menguntungkan umat
manusia dalam segala hal, tetapi fakta ini belum juga sedikitpun diberitahukan
kepada maysarakat.
9. Menyebabkan kematian atas tiga milyar orang pada tahun 2050, dengan melalui perang yang dibatasi di negara-negara maju, dan
dengan bantuan kelaparan dan berbagai penyakit di negara-negara dunia ketiga,
orang-orang yang mereka sebut “useless eater”.
Komitee 300 (Illuminati) memerintahkan Cyrus Vance untuk membuat tulisan ilmiah
tentang masalah ini mengenai bagaimana cara melakukan pembunuhan massal seperti
ini.
Tulisan tersebut dibuat dengan judul “Global
2000 Report” dan diterima serta disetujui untuk dilaksanakan oleh
mantan Presiden James Earl Carter dan Edwin Muskie, lalu oleh Menteri Negara
untuk dan atas nama Pemerintahan AS. Atas persyaratan yang tercantum di Global
2000 Report, populasi AS harus dikurangi hingga 100 juta pada tahun 2050.
10. Untuk melemahkan akhlak bangsa dan untuk mengacaukan pekerja
di tingkat buruh dengan menciptakan PHK. Dengan
berkurangnya pekerjaan dalam kaitannya dengan aturan pertumbuhan nol industri
yang diciptakan oleh Club of Rome, laporan menggambarkan kelak pekerja yang
sudah dirusak akhlaknya dan dilemahkan semangatnya akan lari kepada alkohol dan
narkoba. Generasi muda akan didorong melalui musik rock dan narkoba untuk
memberontak status quo, dengan begitu akan meremehkan dan akhirnya
menghancurkan keluarga.
Mengenai ini, Komitee memesan Institut Tavistock untuk
mempersiapkan sebuah cetak biru, bagaimana cara meraih tujuan mereka. Tavistock
mengarahkan Standford Research untuk menjalankan pekerjaan dibawah pengarahan
Prof. Willis Harmon. Kerja ini kemudian dikenal dengan “Aquarian Conspiracy”
11. Untuk menjaga orang dimanapun dalam penentuan takdir mereka
masing-masing, dengan cara menciptakan krisis yang berkelanjutan lalu
“mengatur” krisis tersebut. Ini akan
membingungkan dan menghancurkan moral penduduk secara luas dimana mereka
dihadapkan dengan terlalu banyak pilihan, dan akan menciptakan suatu skala
kelesuan yang amat luas. Dalam kasus di AS, dibuatkan sebuah keagenan
Management Crisis, yang disebut dengan Federal Emergency Management
Agency (FEMA), yang keberadaanya mulai saya lampirkan pada
tahun 1980.
12. Memperkenalkan cara pemujaan baru dan untuk melanjutkan
penambahan cara pemujaan yang sudah ada,
termasuk musik rock gangster, seperti the Rolling Stones (sebuah group gangster
yang dibentuk/FAVORED oleh European Black Nobility), dan semua group ciptaan
Tavistock yang diawali oleh the Beatles.
13. Meneruskan pembangunan cara pemujaan Fundamentalisme Kristendimulai oleh Darby, seorang pelayan British East India Company,
yang akan disalahgunakan untuk memperkuat ZIONIST STATE Israel dengan
mengidentifikasi bangsa Yahudi melalui mitos “Orang-orang pilihan Tuhan”, dan
dengan menyumbang banyak uang, yang mereka percayai mereka menyumbang untuk
alasan religi demi kemajuan umat Kristen.
14. Menekan penyebaran cara pemujaan keagamaan, seperti Persaudaraan Muslim, Fundamentalisme Muslim, THE SIKHS
dan untuk menyelesaikan eksperimen tipe pengendalian pikiran Jim Jones dan
“Anak Sam”. Sangat berharga untuk diketahui bahwa Khomeini merupakan ciptaan
dari Inteligensi Militer Inggris Divisi 6, M16 terbaru. Pekerjaan rinci ini menunjukkan
proses tahap demi tahap dimana Pemerinthan AS menerapkan untuk menempatkan
Khomeini pada kekuasaan.
15. Mengekspor gagasan “liberalisasi religius” ke seluruh dunia
juga untuk mengikis semua agama yang ada,
tetapi lebih khususnya tertuju pada agama Kristen. Ini dimulai dengan “Theologi
Liberalisasi Jesuit”, yang mangakhiri kekuasaan Keluarga Somoza di Nicaragua,
dan kini sedang menghancurkan El Salvador, kini memasuki “perang saudara” tahun
ke-25. Costa Rica dan Honduras juga dilibatkan dalam aktifitas revolusi, yang
dihasut oleh Jesuit.
Satu kesatuan sangat
aktif dalam liberalisasi teologi ialah Misi Komunis Mary Knoll. Ini melibatkan
perhatian media yang luas atas pembunuhan empat dari yang disebut “biarawati”
Mary Knoll di El Savador beberapa tahun lalu. Empat biarawati iti merupakan
agen Komunis subversif dan kegiatan mereka secara luas didokumentasikan oleh
Pemerintah El Savador.
Media massa AS dan
media baru/new media menolak memberi pemberitaan mengenai pendokumentasian
massal yang dimiliki oleh Pemerintah El Savador, yang membuktikan apa yang
dilakukan para biarawati Misi Mary Knoll di negara tersebut. Mary Knoll bekerja
untuk banyak negara dan ditempatkan untuk memimpin peran utama dalam membawa
Komunisme ke Rhodesia, Mozambik, Angola dan Afrika Selatan.
16. Menyebabkan keruntuhan ekonomi dunia dan menimbulkan kekacauan politik secara total.
17. Mengambil alih kekuasaan atas semua kebijaksanaan dalam maupun luar negeri AS.
18. Memberikan dukungan penuh terhadap institusi supranasional seperti United Nations (PBB), IMF, Bank of International
Settlements, Mahkamah Internasional dan sebisanya membuat institusi lokal
menjadi kurang efektif, dengan perlahan-lahan menghapusnya atau membawa mereka
ke dalam PBB.
19. Menyusup dan menumbangkan semua pemerintahan, dan bekerja dari dalam untuk menghancurkan integritas
kedaulatan bangsa-bangsa yang merepresentasikan mereka.
20. Mengatur aparat teroris dunia dan untuk bernegoisasi dengan
teroris kapanpun terjadi tindak terorisme. Perlu
diingat bahwa Bettino Craxi-lah yang membujuk/meyakinkan Pemerintah Itali dan
AS untuk bernegoisasi dengan penculik Perdana Menteri Moro dan Jendral Dozier,
Red Brigades. Disamping itu, Dozier diperintahkan untuk tidak mengatakan apapun
mengenai apa yang terjadi padanya. Jika suatu saat ia melanggar perintah
tersebut, Henry Kissinger akan membuat ia mengalami apa yang dialami oleh Aldo
Moro, Ali Bhutto dan Jenderal Zia ul Haq.
Henry Alfred Kissinger
(wikimedia)
Henry Alfred Kissinger
(lahir Heinz Alfred Kissinger di Fürth, Bavaria, Jerman, 27 Mei 1923; umur 90
tahun) adalah seorang Jews mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat dan
pemenang Nobel Perdamaian.
Setelah naiknya Nazi
ke puncak kekuasaan dan menjalankan kebijakan anti-Semitisme, ia beserta
keluarganya lari ke Amerika Serikat pada 1938.
Henry Kissinger
belajar ilmu politik dan pada 1954 mendapat gelar doktor dari Harvard
University dan pada 1962 guru besar tata negara.
Dari 1969 ia adalah
Penasihat Keamanan Nasional USA.
Menerima Penghargaan
Perdamaian Nobel pada 1973 bersama dengan Le Duc Tho, seorang pejuang,
jenderal, diplomat, dan politikus Vietnam, namun Le Duc Tho menolak. Dari
Agustus 1973 sampai 1977 ia adalah MenLu AS di bawah presiden Richard Nixon dan
diteruskan pada masa Gerald Ford.
21. Mengambil alih kontrol pendidikan di Amerika dengan maksud dan
tujuan untuk sepenuhnya menghancurkannya. Pada
tahun 1993, kekuatan penuh efek dari peraturan ini menjadi kenyataan, dan akan
menjadi lebih merusak lagi dengan adanya pengajaran “Outcome
Based Education” (OBE) pada sekolah dasar.